www.AlvinAdam.com

Berita 24 Sumatera Selatan

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Sumsel 5 Besar Provinsi Tertinggi Keluhan Publik, Pelayanan ...

Posted by On 06.52

Sumsel 5 Besar Provinsi Tertinggi Keluhan Publik, Pelayanan ...

Sumsel 5 Besar Provinsi Tertinggi Keluhan Publik, Pelayanan Kepegawaian Paling Banyak Aduan

Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) melakukan kunjungan kerja dalam rangka reses masa persidangan IV Tahun Sidang

Sumsel 5 Besar Provinsi Tertinggi Keluhan Publik,  Pelayanan Kepegawaian Paling Banyak AduanSRIPOKU.COM/ODI ARIAKunjungan anggota DPR RI ke Ombudsman Sumsel, Rabu (2/5/2018).

Laporan wartawan Sripoku.com, Odi Aria

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-- Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) melakukan kunjungan kerja dalam rangka reses masa persidangan IV Tahun Sidang 2017-2018 ke Provinsi Sumatera Selatan, sala h satunya ke Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Selatan, Rabu (3/5/2018).

Rombongan Komisi II DPR RI, yang dipimpin oleh Ahmad Riza Patria itu diterima oleh Anggota Ombudsman Republik Indonesia Prof Adrianus Meliala didampingi Plt. Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Sumatera Selatan, Sdr. Astra Gunawan.

Astra Gunawan mengatakan, provinsi Sumsel saat ini termasuk ke dalam daerah paling tertinggi penerima keluhan publik. Bahkan menurut data yang dihimpun oleh Ombudsman Sumsel keluhan-keluhan tersebut cenderung mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

"Sumsel berada di urutan 5 besar penerima keluhan. Bahkan menurut data yang ada menyebutkan dari tahun ke tahun trennya mengalami kenaikan yang signifikan," ungkapnya.

Ia membeberkan, pengaduan tersebut paling banyak didominasi dari aspek Pelayanan Publik mengenai Kepegawaian (29,90 %), Pertanahan (23,97 %) dan Kepolisian (21,39%)/ Tahun 2013-2017, mulai dari tindakan Pungutan Liar, Penundaan Ber larut sampai pada Keberpihakan oleh penyelenggara Negara di Sektor Pelayanan Publik Sumatera Selatan.

Kunjungan anggota DPR RI ke Ombudsman Sumsel, Rabu (2/5/2018).
Kunjungan anggota DPR RI ke Ombudsman Sumsel, Rabu (2/5/2018). (SRIPOKU.COM/ODI ARIA)

Baca:

Pasca Perusakan Rumah Tersangka Pembunuhan di OKI , Begini Kondisi di Lokasi Kejadian

Derby Jatim Persebaya vs Arema, Ini Permintaan Khusus Persebaya pada PT LIB

Astara menilai Provinsi Sumatera Selatan dalam kepatuhan terhadap komponen standar pelayanan publik tidak serius untuk dilaksanakan, hasil survey yang dilakukan Ombudsman RI Provinsi Sumatera Selatan menerangkan bahwa hanya Kota Palembang dan Lubuklinggau saja yang memperoleh zona Kepatuhan dengan predikat hijau, yang diringi dengan OKI, Prabumulih dan Lahat yang sudah 3 (tiga) kali di survey tetap mendapatkan predikat kuning bahkan Kabupaten OKU mendapat predikat zona merah.

"Kami sudah ingatkan terus kepala daerah dan patuh terhadap undang-undang No. 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan publik sebagai kewajiban penyelenggara negara yang mengedepankan kualitas pelayanan publik," tegas Astara.

Anggota Komisi II DPR RI, Rufinus Hotmaulana dari Fraksi Hanura mengatakan dari paparan ombudsman Sumsel mengenai Pertanahan (konflik) tersebut menjadi masukan yang penting, karena hal ini sudah sangat menganggu dan terus terjadi di berbagai daerah, pihaknya berjanji akan selesaikan persoalan pertanahan.

Ditambahkan Rambe Kamarul Zaman dari Fraksi Golkar, pihaknya sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Selatan dalam menjalankan tugas dan fungsinya, keberadaan (Ombudsman) sangatlah penting bagi masyarakat yang ingin mengeluhkan persoalan pada pelayanan publiknya.

< p>Dari paparanya yang disampaikan tadi juga disinggung mengenai hambatan dan kendala perwakilan Ombudsman Provinsi Sumatera selatan dan dengan segala keterbatasannya mulai dari kantor yang masih sewa, SDM yang sedikit dan anggaran penanganan laporan yang terbatas.

"Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Selatan tidak berhenti untuk menindaklanjuti permasalahan layanan publik di Sumatera Selatan, rasanya kalau sudah begini Komisi II DPR RI merasa berhutang kepada Ombudsman," jelasnya. (*)

Penulis: Odi Aria Saputra Editor: pairat Sumber: Sriwijaya Post Ikuti kami di Polisi yang Pukul Wanita hingga Pingsan di Panggung Ternyata Paman Korban, Begini Nasibnya Sekarang Sumber: Google News | Berita 24 Sumsel

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »