www.AlvinAdam.com

Berita 24 Sumatera Selatan

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Bank Indonesia imbau masyarakat belanja sesuai kebutuhan

Posted by On 07.51

Bank Indonesia imbau masyarakat belanja sesuai kebutuhan

Palembang (ANTARA News Sumsel) - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan mengimbau masyarakat bijak dalam berbelanja dengan membeli berbagai barang untuk Ramadhan dan Hari Raya sesuai dengan kebutuhan.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan Rudi Khairudin di Palembang, Sabtu, mengatakan dengan belanja secara bijak maka sejatinya masyarakat sudah berpartisipasi dalam menjaga kestabilan harga.
"Beli saja sesuai kebutuhan harian. Jangan membeli terlalu banyak karena reaksi inilah yang justru menjadi penyebab kenaikan harga," kata Rudi.
Ia mengatakan setiap Ramadhan selalu terjadi kenaikan harga yang sebagian besar dipengaruhi oleh faktor psikologis.
Menurutnya, terjadi suatu kenyakinan (ekspektasi) bahwa harga pasti naik sehingga sebagai pihak merespons dengan cara membeli dalam jumlah banyak pada saat harga masih rendah.
"Ak ibatnya, setiap tahun selalu ada kenaikan harga yang tentunya menyulitkan masyarakat sendiri," kata dia.
Bank Indonesia selaku koordinator Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) bersama pemerintah provinsi, bekerja sama dengan instansi terkait berupaya menjaga kestabilan harga, terutama dalam mengelola ekspektasi masyarakat tehadap harga.
Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan sebagai koordinator Tim Pengendali Inflasi Daerah fokus menjaga inflasi tetap rendah menjelang Ramadhan hingga Lebaran.
Deputi Direktur Bank Indonesia Hari Widodo mengatakan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Sumsel berupaya menekan inflasi di kisaran rendah seperti yang dapat dicapai tahun 2017 yakni hanya 0,86 persen.
Pada tahun 2017, inflasi di Sumsel relatif terkendali bahkan jika dirata-ratakan dalam tiga tahun terakhir hanya 1,06 persen.
Harga bahan pangan ini terkendali berkat kerja sama di antara instansi terkait yang mengedepankan langkah antisipasi.
"Sejak 2017 sem uanya turun ke lapangan, mulai dari Kementerian Perdagangan hingga pemerintah daerah sehingga harga kebutuhan pokok jadi lebih terkendali," kata dia.Sumber: Google News | Berita 24 Sumsel

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »