www.AlvinAdam.com

Berita 24 Sumatera Selatan

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

TKI asal Indramayu 10 tahun ditahan majikan pulang

Posted by On 09.07

TKI asal Indramayu 10 tahun ditahan majikan pulang

TKI asal Indramayu 10 tahun ditahan majikan pulang

id tki,sbmi,tkw,serikat buruh migran indonesia,tki indramayu,tki 10 tahun ditahan majikan,tki jordania,kbri amman

Dokumen - Tenaga kerja wanita Indonesia (ANTARA FOTO)

Indramayu (ANTARA News Sumsel) - Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Indramayu, Jawa Barat, mendapatkan laporan adanya Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang tidak bisa pulang karena ditahan majikan dan dua bulan terakhir malah tidak ada kabarnya.
"Terakhir keluarga berkomunikasi dengan anaknya itu dua bulan yang lalu dan menginformasikan bahwa akan pulang akhir bulan Januari 2018, namun sudah lewat belum juga pulang," kata Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Cabang Indramayu, Juwarih di Indramayu, Sabtu.
Juwarih mengatakan TKI itu bernama Sutiah binti Makmud (38) asal Desa Krasak, Blok Krajan, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu dan sudah 10 tahun bekerja di Yordania tidak bisa pulang karena tertahan oleh majikannya.
Bahkan dua bulan ini dari Informasi keluarganya, justru tidak diketahui lagi keberadaannya.
Menurut Juwarih, Sutiah selalu dijanjikan akan dipulangkan oleh majikannya, namun sampai saat ini belum juga dipulangkan sampai suaminya sudah menikah lagi dengan perempuan lain.
"Pihak keluarganya mengatakan beberapa bulan yang lalu masih bisa berkomunikasi walaupun tidak sering, namun sekarang malah tidak ada komunikasi sama sekali," tuturnya.
Kelurga kata Juwarih, khawatir dengan keberadaan Sutiah dan mengharapkan SBMI Indramayu bisa membantu untuk memulangkannya.
Menurut pengaku an keluarganya, awalnya Sutiah direkrut oleh Sanusi alias Wewe, sponsor asal Desa Krasak, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Kemudian pada tahun 2008, diberangkatkan ke Yordania.
"Dia bekerja pada majikan laki-laki bernama Sawsan Ali Alderee dan majikan perempuan bernama Sharci," ujrnya.
SBMI dalam waktu dekat akan membuat surat pengaduan ke KBRI Amman, Yordania dan ke Direktorat PWNI dan BHI Kementrian Luar Negeri Republik Indonesia di Jakarta.
"Setelah data-data sudah lengkap baru kami akan mengadukan permasalah ini ke Kemlu," katanya.
Pewarta : Khaerul Izan
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2018Sumber: Antara Sumsel Lintas Daerah

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »