www.AlvinAdam.com

Berita 24 Sumatera Selatan

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Kakek penjudi togel dicambuk belasan kali

Posted by On 08.01

Kakek penjudi togel dicambuk belasan kali

Kakek penjudi togel dicambuk belasan kali

id cambuk,hukum cambuk,hukum syariah,aceh,hukum islam,bermain judi,kakek dihukum cambuk,berita sumsel,berita palembang

Arsip- Seorang terdakwa pelaku di hukum cambuk di Masjid Agung Al-Munawwarah. (ANTARA)

Subulussalam, Aceh (ANTARA News Sumsel) - Seorang kakek, Muhammad Nasir (56), dicambuk belasan kali di depan umum karena terbukti secara syah melakukan tindah pidana zinayat tentang perjudian (maisir) di halaman terminal terpadu di Kota Subulussalam, Jumat.
Muhammad Nasir, warga Subulussalam Utara, Kecamatan Simpang Kiri, dicamb uk 19 kali libas dikurangi masa tahanan. Hukuman tersebut berdasarkan putusan Mahkamah Syari'ah yang terbukti bersalah melakukan perkara perjudian sebagaimana termaktub di dalam Pasal 20 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014.
Pelaksanakan eksekusi aqubat cambuk terhukum Muhammad Nasir dilaksanakan di halaman Terminal terpadu pada pukul 15.00 WIB yang disaksikan ratusan masyarakat dan sejumlah pejabat daerah.
Asisten I Sekdako Subulussalam M Yakub mengatakan, ke depannya jangan sampai ada lagi yang melakukan tindakan kesalahan seperti ini.
"Kegiatan razia baik perjudian, minuman dan lainnya sudah dilakukan dan mudah-mudahan dengan adanya kegiatan hari ini tidak ada lagi yang melakukan kegiatan pelanggaran," ujarnya.
M Yakub mengingatkan apabila ada masyarakat yang masih melakukan tindakan perjudian, diharapkan agar dapat berhenti dan apabila para ibu-ibu mengetahui diharapkan dapat melaporkan kegiatan yang melanggar kepada aparat penegak hukum.
Sebab, sambu ngnya, dengan adanya laporan-laporan nantinya dapat diambil tindakan demi untuk keamanan wilayah ini bersama.
"Kita berharap kepada masyarakat Kota Subulussalam jangan sampai kejadian ini terulang kembali dan mudahan-mudahan ini yang terakhir," ujarnya.
(T.KR-ANW/H.D. Suryatmojo) Pewarta : Anwar
Editor: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2018Sumber: Antara Sumsel Polhukam

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »