www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Ketua MPR: 3 syarat nasionalisme zaman "Now"

Posted by On 03.34

Ketua MPR: 3 syarat nasionalisme zaman "Now"

Ketua MPR: 3 syarat nasionalisme zaman "Now"

id Zulkifli Hasan,ketua mpr,berita palembang,berita sumsel,syarat nasionalisme,The Spirit of Indonesia,Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat ,sejarah kela

Zulkifli Hasan. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

Bandung (ANTARA News Sumsel) - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan mengatakan ada tiga syarat penting dalam rangka memperkokoh nasionalisme di zaman generasi milenial sekarang atau zaman "now".
Pertama mengetahui dan memahami asal muasal daerah kelahiran dan sejarah berdirinya negara Indonesia, kata Zulki fli dalam seminar motivasi "The Spirit of Indonesia" Kami Indonesia" di Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, Selasa.
"Bagaimana datangnya cinta ke Tanah Air kalau kampung halaman kita tidak paham? Kesadaran itulah yang membuat kita merdeka," kata Zulkifli.
Zulkifli di hadapan seribu lebih mahasiswa mengatakan tanpa mengetahui sejarah kelahiran bangsa ini sangat sulit untuk menumbuhkan kecintaan kepada bangsa dan negara.
"Kalau saudara tahu sejarah bangsanya, maka cinta kepada bangsanya akan lahir," katanya.
Kedua, menurut Ketua MPR, adalah penguasaan terhadap ilmu pengetahuan. Ilmu pengetahuan dapat digunakan untuk menyejahterakan masyarakat sehingga dapat mengurangi kesenjangan antarpenduduk. Kesenjangan dengan kecemburuan akan membahayakan bangsa dan negara.
Ketiga, menurut dia, adalah perlunya penguasaan jejaring global. Hal ini mengingat perkembangan teknologi yang semakin mempermudah akses komunikasi sehingga kini dun ia dirasakan semakin tidak ada jarak.
Pada kesempatan tersebut, Zulkifli juga membacakan ikrar deklarasi "Kami Indonesia".
Selain Ketua MPR Zulkifli Hasan, mantan Ketua KPK Abraham Samad, Anggota DPD/MPR Oni Suwarman juga menjadi pembicara. Hadir pula komedian Miing Bagito.
(T.M041/S. Muryono)
Pewarta : Muhammad Arief Iskandar
Editor: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2018Sumber: Antara Sumsel Polhukam

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »