Gubernur Bengkulu nonaktif dituntut 10 tahun

Gubernur Bengkulu nonaktif dituntut 10 tahun Gubernur Bengkulu nonaktif dituntut 10 tahun id Ridwan Mukti, Lil...

Gubernur Bengkulu nonaktif dituntut 10 tahun

Gubernur Bengkulu nonaktif dituntut 10 tahun

id Ridwan Mukti, Lily Martiani Maddari, gubernur bengkulu, suap, vonis hakim, penjara 10 tahun, kontraktor, proyek jalan

Gebernur Bengkulu non aktif Ridwan Mukti (kiri) besama istri Lily Martiani Maddari. (ANTARA FOTO)

Bengkulu (ANTARA Sumsel) - Jaksa Penuntut Umum KPK menuntut Gubernur Bengkulu nonaktif Ridwan Mukti beserta istri Lily Martiani Maddari pidana 10 tahun karena dinilai terbukti secara sah dan meyakinkan telah menerima dan meminta uang senilai Rp1 miliar dari pihak kontraktor terkait proyek jalan di Bengkulu.
Jaksa Penuntut Umum KPK Khaerudin di Bengkulu, Kamis, menyebutkan, tuntutan berat tersebut mengingat Ridwan Mukti merupakan penyelenggara negara dan posisinya sebagai kepala daerah.
"Terdakwa ini tidak punya niat baik di persidangan dan menyangkal perbuatan yang nyatanya terbukti di fakta persidangan. Selain itu mereka adalah pelaku, berbeda dengan Rico, dia perantara," kata Khaerudin.
Selain tuntutan 10 tahun pidana kurungan, Ridwan dan Lily juga dibebankan denda sebesar Rp400 juta atau subsider empat bulan kurungan.
Ridwan dan Lily awalnya didakwa dengan Pasal 12 huruf a dan pasal 11 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 junto Pasal 55 ayat 1 KUHP.
"Sesuai fakta persidangan, tim JPU KPK kemudian menuntut Ridwan Mukti beserta Lily Martiani Maddari menggunakan pasal 12 huruf a," kata dia.
Khaerudin menjelaskan terdakwa I dan II telah terbukti menerima "fee" dari seorang kontraktor bernama Jhoni Wijaya lewat salah seorang perantara bernama Rico Diansari, Rico sendiri dituntut dengan pidana lima tahun.
Ridwan Mukti, Lily Martiani Maddari, Rico Diansari, dan Jhoni Wijaya tertangkap operasi tangkap tangan KPK pada Rabu 20 Juni 2017.
Jhoni Wijaya menyerahkan uang satu miliar rupiah ke Rico Dian Sari untuk disampaikan pada istri Gubernur Bengkulu nonaktif Ridwan Mukti, sebagai bagian fee proyek pembangunan jalan di Bengkulu. Pewarta : Boyke LW
Editor: Ujang
COPYRIGHT © ANTARA 2017Sumber: Antara Sumsel Polhukam

COMMENTS

Tulis Artikel
Nama

Edukasi,2,Hiburan,4,Lokal,4,
ltr
item
Berita 24 Sumatera Selatan: Gubernur Bengkulu nonaktif dituntut 10 tahun
Gubernur Bengkulu nonaktif dituntut 10 tahun
https://cimg.antaranews.com/cache/sumsel/730x487/2017/12/20171207Jaringan-Gas-Rumah-Tangga-di-Muba-FENY-4.jpg
Berita 24 Sumatera Selatan
http://www.sumsel.berita24.com/2017/12/gubernur-bengkulu-nonaktif-dituntut-10.html
http://www.sumsel.berita24.com/
http://www.sumsel.berita24.com/
http://www.sumsel.berita24.com/2017/12/gubernur-bengkulu-nonaktif-dituntut-10.html
true
4513003229324985515
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy