Tangkapan nelayan Palembang jauh berkurang

Tangkapan nelayan Palembang jauh berkurang Tangkapan nelayan Palembang jauh berkurang Pewarta : Dolly Rosana ...

Tangkapan nelayan Palembang jauh berkurang

Tangkapan nelayan Palembang jauh berkurang

Pewarta : Dolly Rosana id ikan, nelayan, kapal, tangkapan ikan, laut, melaut

Nelayan memperbaiki kapal di Dermaga 13 Ulu Palembang, Senin (13/11). (Antarasumsel.com/Dolly Rosana/17/Ang)

Palembang (ANTARA Sumsel) - Hasil tangkapan nelayan Palembang yang biasa melaut ke Pulau Natuna, Kepulauan Riau, mengalami penurunan drastis sejak setahun ini karena dipengaruhi ketatnya peraturan Kementerian Kelautan dan Perikanan. Aning, pelaut yang dijumpai di tempat kapal bersandar kawasan 13 Ulu Lorong Diponegoro, Palembang, mengatakan, pada tahun ini unt uk sekali berlayar dalam masa 2-3 bulan hanya mendapatkan 1 ton ikan. Jenis ikannya, ikan sarden. "Sama saja, tahun lalu juga sedikit dapatnya, hanya 1 ton hingga 2 ton ikan setiap sekali melaut. Padahal untuk dapat untung, setidaknya harus dapat 3 ton hingga 5 ton ikan," kata dia. Kondisi ini tak ayal membuat sejumlah pengusaha penangkapan ikan berpikir untuk beralih bisnis karena sudah dua tahun merugi. Apalagi dalam satu kali melaut setidaknya memperkerjakan 28 orang. "Ya, jika keadaan seperti ini terus, bisa-bisa bos besar pilih usaha lain, entahlah bagaimana nasib kami ke depan," kata Aning yang sudah melaut sejak tahun 80-an ini. Kini ia diberdayakan untuk mengurus gudang ikan saja. Menurutnya, peraturan Menteri Susi Pujiastuti yang mengharuskan kapal berkapasitas 30 GT menangkap ikan di perairan laut dalam membuat tingginya tingkat persaingan antarkapal semakin ketat. Kondisi ini semakin menyulitkan karena kapal-kapal yang bersandar di Derma ga 13 Ulu Palembang ini tidak dilengkapi alat tangkap modern, seperti alat tangkap finder fish yang bisa mendeteksi keberadaan ikan di perairan laut dalam. "Tentunya, kami jadi kalah bersaing mendapatkan ikan. Orang lain bisa tahu dalam berapa mil ada kumpulan ikan, sementara kami hanya berdoa saja kebagian rejeki dari Tuhan," kata dia. Saat ini sejumlah kapal nelayan sedang berada di Perairan Natuna yang diperkirakan akan kembali ke Palembang pada akhir bulan karena tinggi ombak sudah di atas 3 meter. Setelah itu, nelayan akan beristirahat sementara untuk kemudian melaut lagi pada Februari ketika ombak sudah terkendali. Sembari masa waktu jedah itu, terlihat beberapa kali diperbaiki nelayan di Dermaga 13 Ulu. Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2017Sumber: Antara Palembang

COMMENTS

Tulis Artikel
Nama

Edukasi,2,Hiburan,4,Lokal,4,
ltr
item
Berita 24 Sumatera Selatan: Tangkapan nelayan Palembang jauh berkurang
Tangkapan nelayan Palembang jauh berkurang
https://cimg.antaranews.com/cache/sumsel/730x487/2017/11/20171113kapal.jpg
Berita 24 Sumatera Selatan
http://www.sumsel.berita24.com/2017/11/tangkapan-nelayan-palembang-jauh.html
http://www.sumsel.berita24.com/
http://www.sumsel.berita24.com/
http://www.sumsel.berita24.com/2017/11/tangkapan-nelayan-palembang-jauh.html
true
4513003229324985515
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy